Nella Carina, Buzzer atau Daily Fotografi
Nella Carina |
Kisah Nella Carina bisnis daily fotografi. Iseng-iseng memotret sarapan, memotret kaki orang
sedang berlari, hingga memotret meja beserta benda-benda di atasnya ternyata
mendatangkan “uang jajan lebih” buat Nella Carina Estantina, 21. Hasil
foto-foto segala hal tentang keseharian itu diunggah di akun Instagram miliknya
sejak 2010. Ternyata banyak yang memberikan perhatian. Salah satunya agency
iklan dari beberapa brand ternama yang kemudian melamarnya menjadi buzzer.
“Tidak harus orang terkenal untuk jadi buzzer. Siapa
saja bisa selama mampu membuat akunnya memiliki banyak followers,” kata
perempuan yang instagramnya kini di ikuti lebih dari 15 ribu orang itu.
Istilah buzzer mulai marak seiring ramainya dunia
media sosial. Menurut Jeff Staple, pengamat sosial, istilah tersebut merujuk
pada seseorang yang opininya didengar serta dipercaya dan membuat orang lain
bereaksi setelah itu. Secara bebas buzzer bisa diartikan orang yang dibayar
untuk mempromosikan produk tertentu melalui media sosial.
Buzzer bukan pekerjaan iseng. Selalu ada kontrak jelas
yang diterima Nella. “Biasanya sistem per project. Misalnya, satu kali project harganya sekian dan saya harus
upload 10 foto. Kapan dan apa yang harus di-upload,
ada brifingnya. Soal selera foto,
ikut standar saya,” ungkap lulusan Universitas Surabaya itu.
Yang penting, pesan brand tersebut bisa sampai. Satu foto saja sudah bisa memberikan
banyak cerita. Tinggal Nella menguatkan pesan lewat caption yang selalu harus diberi tagar brand yang meng-endorse-nya
itu.
Angle-angle
keseharian jadi andalan Nella. Membuat followers-nya
selalu setia menanti update terbaru.
Frekuensi upload foto sangat
diperhatikan. Jangan sampai akun mati suri. Setiap minggu Nella meng-upload 10 – 15 foto karyanya. Dua sampai
tiga diantaranya biasanya merupakan iklan.
Menjadi buzzer,
Nella bisa mendapat pemasukan jutaan per bulan. Profesi itu, menurut dia,
sangat cocok dengan dirinya. Tidak mengikat, membebaskan berkreasi, dan tentu
saja bisa dikerjakan di rumah. Pemotretan bisa dilakukan di mana saja. Sebab,
untuk konsep foto Nella yang daily, segala
hal di rumah bisa menjadi objek. “Kalau harus hunting, juga nggak susah. Tinggal jalan ke mana, segala hal bisa
menjadi inspirasi,” ujarnya.
Modal menjadi buzzer
juga tidak terlalu banyak. “Saya Cuma pakai iPhone 4S. Oh ya, modal taste yang kuat soal foto-foto yang
sederhana,” jelasnya.
Menurut Nella, pekerjaan
tersebut sangat menjanjikan. Orang mulai menyadari kekuatan karya dan media
sosial. Sejumlah brand besar mulai
melirik media sosial sebagai ladang investasi nama selain tetap beriklan secara
konvensional.
Tips
dari Nella
Buat akun yang memiliki karakter
kuat dengan feed yang rasanya tidak
akan ditemukan di tempat selain akun kita.
Kuatkan ciri itu sehingga membuat
orang mau menjadi follower.
Selalu explore ide baru dengan angle
yang out of the box.
Menjalin relasi sebanyak mungkin.
|
0 Responses to "Kisah Nella Carina bisnis daily fotografi"
Posting Komentar